Patroli7
Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden RI terkait Swasembada Pangan dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan, PT Rumah Tani Nusantara (RTN) bersama Kerukunan Tani Cimande, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pembimbingan dan Penyerapan Hasil Panen.
Penandatanganan PKS Nomor: 026/PKS/RTN-PD/IX/2026 dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026 di Jakarta, antara Direktur PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, dengan Ketua Kerukunan Tani Cimande, H. Achmad Suhaimi, S.E., M.M.
- Latar Belakang dan Urgensi
Kerjasama ini dilatarbelakangi oleh tantangan klasik petani hortikultura: fluktuasi harga saat panen raya, keterbatasan akses pasar premium, dan belum optimalnya penerapan SOP budidaya. Model kemitraan ini hadir sebagai solusi hulu-hilir. - Model Kemitraan yang Dibangun
Kemitraan ini menerapkan pola Offtaker + Pendampingan Agronomis Terintegrasi, dengan rincian sebagai berikut:
a. Komoditas Fokus Tahap I: Timun, Buncis, dan Terong di wilayah Cimande, Kec. Caringin, Kab. Bogor.
b. Pendampingan Hulu: PT Rumah Tani Nusantara menempatkan tim agronomis untuk pembimbingan minimal 2 (dua) kali per bulan, termasuk transfer pengetahuan SOP budidaya dan Good Agricultural Practices (GAP).
c. Kepastian Hilir: Penyerapan hasil panen yang memenuhi grading kualitas dengan mekanisme penetapan harga yang transparan, kompetitif, dan pembayaran paling lambat 7 hari kerja setelah Berita Acara Serah Terima.
d. Sistem Data Panen: Penerapan sistem informasi jadwal dan volume panen 1-2 minggu sebelum panen untuk menjaga stabilitas pasokan.
- Dampak dan Kontribusi Terhadap Program Nasional
Melalui PKS berdurasi 1 tahun dengan evaluasi triwulanan ini, kami menargetkan:
- Peningkatan pendapatan petani anggota Kerukunan Tani Cimande hingga 25-30% melalui kepastian pasar dan efisiensi budidaya.
- Pengurangan food loss dan food waste melalui penyerapan sesuai grading.
- Terciptanya ekosistem pertanian korporasi-petani yang berkeadilan dan berkelanjutan, sebagai pilot project yang dapat direplikasi di wilayah lain.
- Harapan Dukungan
Kami memandang Kemenko Bidang Pangan sebagai orkestrator utama ekosistem pangan nasional. Melalui rilis ini, kami melaporkan inisiatif kemitraan ini dan berharap dapat memperoleh arahan, dukungan, serta sinergi lebih lanjut dengan program-program prioritas Kemenko Pangan, khususnya terkait penguatan kelembagaan petani dan stabilisasi pasokan hortikultura.
Dalam keterangannya Direktur PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem pertanian yang dikelola bersama petani lokal.
“Kami tidak hanya menyerap hasil panen, tapi kami dampingi dari hulu. Tujuannya agar petani Kerukunan Tani Cimande naik kelas, hasil panennya punya standar kualitas, punya kepastian harga, dan punya kepastian pasar,” ujar Bahtiar.
Sementara itu, Ketua Umum Kerukunan Tani Cimande, H. Achmad Suhaimi yang didampingi Sekretaris Jenderal Dayat dan perwakilan petani Pendi menyambut baik kerjasama ini sebagai solusi atas tantangan petani terkait fluktuasi harga dan akses pasar.
“Dengan adanya pembimbingan dan offtaking yang jelas ini, anggota kami jadi lebih tenang. Ada pendampingan teknis dan harga beli yang kompetitif dan transparan,” ungkapnya.
Melalui kerjasama ini, kedua belah pihak berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal, menjaga stabilitas pasokan komoditas hortikultura, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.















